Bagaimana Cara Menghadapi Mertua Yang ‘Rewel’ ?

 Pada kenyataan tidak sedikit pasangan yang menikah tidak akur dengan mertua. Tetapi hal ini jangan dijadikan sebagai suatu beban dan menjadi masalah dalam hubungannya dengan pasangan. Untuk mengatasinya, kita harus bersama-sama menyatukan keinginan   dengan pasangan untuk mencapai satu cara atau satu kesepakatan.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
a. Kita tetap menunjukkan kasih sayang dan berbakti kepada orangtua pasangan (mertua ) , camkan dalam diri kita bahwa seburuk / sejahat apapun mereka adalah orangtua yang telah membesarkan pasangan kita, sehingga kita bisa bertemu dengan pasangan kita dalam keadaan sudah dewasa, sudah cantik / cakep dan sudah mapan.
b. Jika banyak terjadi hal-hal yang kurang kita sukai dari sikap mertua, camkan dalam diri bahwa mereka harus kita maklumin karena sudah sepuh / tua, biar bagaimanapun mereka harus kita hormati.
c. Renungkan bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, sehingga kita bisa menerima sikap atau cara mertua yang kita tidak sukai sebagai satu kekurangan mertua yang harus kita maklumi.

d. Membicarakan hal ini bersama pasangan dengan terbuka dan bijaksana, kurangi keegoisan masing-masing, sehingga tidak perlu dengan nada marah atau teriak bahkan mengancam untuk bercerai. Lebih baik kita berdiskusi bersama pasangan mengutarakannya dengan lembut apa yang menjadi masalah dan  membuat  frustasi jika berkunjung ke rumah orangtua pasangan.
e. Menempatkan diri kita di posisi pasangan sehingga kita akan merasakan perasaan serta kebutuhan pasangan. Jangan memikirkan diri sendiri karena hanya akan memperburuk situasi. Hindari menempatkan posisi pasangan kita untuk memilih.
f. Tetap menunjukkan cinta dan kasih sayang kita pada pasangan, dengan memenuhi keinginan suami / istri untuk berkunjung ke rumah orangtuanya cukup menunjukkan kepadanya bahwa kita  sangat mencintainya dan memprioritaskan kebahagiannya.
g. Mencari alternatif / cara lain yang kemungkinan  dapat menyatukan perbedaan keinginan ini.